http://www.facebook.com/group.php?gid=107099985858
 
IndeksCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian

Share | 
 

 Sejarah Yunanni Kuno(ancient greek history)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
avatar

Jumlah posting : 15
Points : 1072
Reputasi : 0
Join date : 27.03.11
Age : 29
Lokasi : tasikmalaya

PostSubyek: Sejarah Yunanni Kuno(ancient greek history)   Tue Mar 29, 2011 5:29 pm





SEJARAH YUNANI

Yunani memiliki kesinambungan sejarah lebih dari 5,000 tahun. Bangsanya, disebut Hellenes, setelah mendiami sebagian besar dari daerah Laut Hitam (Efxinos Pontos) dan Laut Tengah menjelajah daerah sekitarnya, menyusun negara bagiannya, membuat perjanjian-perjanjian komersil, dan menjelajah dunia luar, mulai dari Caucasus sampai Atlantic dan dari Skandinavia samapi ke Ethiopia. Sebuah expedisi terkenal dari gabungan daerah-daerah maritim Yunani ( Danaë atau penduduk laut ) mengepung Troy seperti dinarasikan didalam sebuah karya sastra Eropa besar pertama, Homer's Iliad. Bermacam-macam penduduk Yunani ditemukan sepanjang Laut Tengah, Asia Kecil, Laut Adriatik, Laut Hitam dan pantai Afrika Utara akibat dari penjelajahan untuk mencari tempat dan daerah komersil baru.

Selama periode Kalsik (Abad ke 5 S.M.), Yunani terdiri dari daerah-daerah bagian kecil dan besar dalam bermacam-macam bentuk internasional (sederhana, federasi, federal, konfederasi) dan bentuk-bentuk internal (kekerajaan, tirani, oligarkhi, demokrasi konstitusional, dan lain-lain) yang paling terkenal ialah Athena, diikuti oleh Sparta dan Thebes. Sebuah semangat kebebasan dan kasih yang membara membuat bangsa Yunani dapat mengalahkan bangsa Persia, adikuasa pada saat itu, didalam peperangan yang terkenal dalam sejarah kemanusiaan- Marathon, Termopylae, Salamis dan Plataea.

Pada paruh kedua abad ke 4 S.M., banyak daerah-daerah bagian di Yunani membentuk sebuah Aliansi (Cœnon of Corinth) yang dipimpin oleh Alexander Agung sebagai Presiden dan Panglima (Kaisar) dari Aliansi, Raja dari Macedonia ("Yunani takabara" dalam bahasa persia kuno) menyatakan perang dengan Persia, membebaskan saudara-saudara mereka yang terjajah, Ionian, dan menguasai daerah-daerah yang diketahui selanjutnya. Menghasilkan sebuah masyarakat yang berkebudayaan Yunani mulai dari India Utara sampai Laut Tengah barat dan dari Rusia Selatan sampai Sudan.

Pada tahun 146 S.M., Aliansi diatas jatuh ke bangsa Romawi. Pada tahun 330, ibukota negara bagian Romawi berdiri didaerah baru, Roma Baru atau Konstantinopel, sebuah bentuk popular, sebuah nama untuk memperingati Kaisar Romawi, pada saat itu, Konstantin Khloros (Konstantin Agung). Para ahli sejarah sejak abad ke 19 lebih memilih, untuk alasan referensi, menamakan periode terakhir sebagai Bizantium dengan tujuan untuk membedakan 2203 tahun wilayah Romawi menjadi dua periode. Selama periode kedua dunia budaya Yunani klasik dari Yunani Kuno berubah menjadi dunia modern masyarakat barat dan kristen. Kata Bizantium diambil dari wilayah yang sudah ada sebelumnya (Bizantium, dengan Megara sebagai Metropolis) dimana ibukota baru berada, Konstantinopel.

Setelah ibukota dan wilayah jatuh ketangan Turki pada tahun 1453, bangsa Yunani berada dibawah kekuasaan Ottoman hampir selama 400 tahun. Selama masa ini bahasa mereka, agama mereka dan rasa identitas diri tetap kuat, yang menghasilkan banyak revolusi untuk kemerdekaan meskipun gagal.

Pada tanggal 25 Maret 1821, bangsa Yunani memberontak kembali, kali ini berhasil, dan pada tahun 1828, mereka mendapatkan kemerdekaannya. Sebagai sebuah negara baru yang hanya terdiri dari sebagian kecil dari negara modern mereka, perjuangan untuk membebaskan seluruh daerah yang dihuni oleh bangsa Yunani berlanjut. Pada tahun 1864, kepulauan Ionian disatukan dengan Yunani; tahun 1881 sebagian dari Epirus dan Thessaly. Crete, Kepulauan Aegean Timur dan Macedonian ditambahkan pada tahun 1913 dan Thrace Barat tahun 1919. Setelah Perang Dunia II kepulauan Dodecanese juga dikembalikan ke Yunani.

Mata Uang







1. Zaman Arkais (550 – 480 SM): Selama masa tersebut ukiran masih cukup kasar. Kebanyakan uang logam dicetak di atas satu muka atau kadang-kadang memiliki persegi empat yang kosong di atas muka yang lain. Sebagai contoh dapat disebutkan uang logam sikle dari raja Darius I. Sedangkan kota Metaponte mencetak lambang bulir gandum yang memiliki kekhasan, yaitu di satu muka bulirnya bulat cembung dan di muka yang lain bulirnya bulat cekung.

2. Zaman Peralihan (480 – 415 SM): Zaman ini mencakup perang Persia (disebut juga perang marathon) dan kepungan kota Syrakus oleh prajurit Athena merupakan zaman peralihan antara seni yang masih cukup kasar dengan seni ukir yang belum ada bandingannya di dunia numismatik. Muncullah di atas kedua muka kepingan corak uang logam yang bertemakan binatang, dewa-dewa, bunga, dan kadangkala tercantum juga nama kota pencetak.

3.Zaman Kematangan (415 – 336 SM): Selama zaman tersebut, para ahli ukir menunjukkan kebolehan mereka dan setiap kepingan uang logam merupakan suatu karya seni yang amat berbobot, diedarkan beribu-ribu jenis uang logam dari dasadrachma dalam perak dari Syrakus, ciptaan juru ukir Kymon dan Evainet hingga uang stater dari Korinthus yang amat indah itu. Di atas kepingan tertentu tercantum tanda tangan pengukirnya.

4.Zaman Hellenistik (336 – 196 SM): Pada 336 SM naik tahta Iskandar III yang Agung (Alexander the Great), raja Macedonia salah seorang raja pejuang yang terbesar dalam sejarah umat manusia. Dalam kurun waktu hanya beberapa tahun dia berhasil meluaskan kerajaannya ke seluruh penjuru dan terutama ke arah Timur sampai mencapai sungai Indus. Sistem keuangan Yunani diberlakukan di seluruh tanah kekuasaannya, sehingga memudahkan arus perdagangan antara daerah-daerah kerajaan yang baru. Baru 13 tahun dia memerintah dengan mutlak, Iskandar Agung meninggal dunia (323 SM), para jenderalnya membagi-bagikan daerah kerajaannya. Ptolomeus mendapat Mesir, Seleukus mendapat Syria, dll. Setiap penguasa mempertahankan uangnya sendiri-sendiri. Mula-mula salah satu muka uangnya bergambar Iskandar Agung yang didewakan, namun selanjutnya setiap raja menyuruh agar mengukirkan wajah/kepalanya sendiri. Zaman ini menyajikan pula kebhinekaan besar akan sistem keuangan dan dicetak caturdrachma dalam perak yang sungguh elok.

5. Zaman Penguasaan Romawi (196 – 27 SM): Tentara Roma mengepung kota Athena dengan sukses pada 196 SM. Kota-kota yang takluk memperoleh izin dari penguasa Roma untuk meneruskan pencetakan uang logam. Namun pada umumnya pada masa ini kepingan-kepeingan uang logam kurang bagus dibandingkan dengan kepingan logam yang diukir pada masa dua abad sebelumnya.

6.Zaman Imperium Romanum (27 SM – 268 M): Ketika Oktavianus merebut tahta kekuasaan pada 31 SM dan mendirikan Imperium Romanum pada 27 SM, dia memutuskan bahwa mulai saat itu hanya kaisar sendirilah, yaitu dirinya sendiri, yang boleh mencetak mata uang. Maka lenyaplah sama sekali uang Yunani, kecuali emisi yang diizinkan kaisar Oktavianus-Agustus dan para penggantinya. Namun uangnya dicetak dari bahan perunggu dan agak kasar. Mata uang ini disebut kolonial Romawi
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://world-of-mystery.indonesianforum.net
 
Sejarah Yunanni Kuno(ancient greek history)
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Billyard..
» YoYo
» Funky KOpral, ada yang tahu ?? c'mon masuk
» Sejarah Motor kamu Sampai sekarang
» Crime Story #2 : Akhir Petualangan "Whitey Bulger"

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
World Of Mystery Indonesia :: Threads :: Sejarah Kuno-
Navigasi: